FAKTA-FAKTA MENARIK SEPUTAR HIPERTENSI
Apa Itu Hipertensi?
Hipertensi
merupakan Penyakit Tidak Menular (PTM) yang merupakan masalah utama dalam
kesehatan masyarakat di Indonesia maupun dunia. Seseorang dinyatakan menderita
hipertensi bila tekanan darahnya tinggi, melampaui nilai tekanan darah yang
normal yaitu 120/80 mmHg. Pada pemeriksaan tekanan darah akan didapatkan dua
angka yaitu angka sistolik dan diastolic.
Fakta-Fakta Menarik
Hipertensi
·
Hipertensi adalah salah satu penyakit
paling mematikan di dunia, karena penyakit ini bisa memicu penyakit berat lain
seperti gagal jantung dan stroke.
·
Sebanyak 1 miliar orang di dunia atau 1
dari 4 orang dewasa menderita penyakit ini. Diperkirakan jumlah penderita
penyakit hipertensi akan meningkan menjadi 1,6 miliar menjelang tahun 2025.
·
Dari berbagai penelitian epidemologis yang
dilakukan di Indonesia menunjukkan 1,8-28,6% penduduk yang berusia di atas 20
tahun adalah penderita hipertensi.
·
Meski jumlah penderita penyakit ini sangat
banyak, namun penyakit ini sering tidak disadari oleh penderitanya.
Gejala
Hipertensi
Hipertensi tidak
memiliki gejala khusus, sehingga sulit untuk disadari. Kebanyakan penderita
penyakit ini tidak menyadari bahwa dirinya menderita hipertensi. Namun jika
hipertensi yang dialami berat atau menahun dan tidak diobati, bisa menimbulkan
gejala sebagai berikut :
Ø Sakit
Kepala
Ø Cepat
Lelah
Ø Mual
Ø Muntah
Ø Sesak
Napas
Ø Gelisah
Ø Pandangan
menjadi kabur
Penyebab
Hipertensi
Sebagian besar penyebab hipertensi tidak diketahui (hipertensi esensial
/ hipertensi primer), sebagian kecil hipertensi disebabkan oleh penyakit yang
didapat (hipertensi sekunder). Hipertensi yang tidak disadari oleh pasien menyebabkan
komplikasi berbagai penyakit yang memperparah penyakit tersebut misalnya
penyakit ginjal (renal
disease), dan dapat menjadi penyakit yang malah
menyebabkan hipertensi menjadi lebih berat (hipertensi sekunder).
Penyebab Hipertensi sudah banyak di perbincangkan, dan yang paling
sering di bahas adalah dua penyebab hipertensi yaitu hipertensi primer dan
hipertensi sekunder.
Hidup Sehat Seimbangkan Hormon
Gaya hidup sangat berperan dalam menentukan fisiologi tubuh, meskipun
beberapa orang secara genetik punya potensi mengalami ketidakseimbangan
hormonal. Banyak aktivitas yang berkaitan dengan hidup sehat, seperti olahraga
teratur, diet menu lengkap dan seimbang, serta pola tidur yang teratur dan
cukup. Semua itu dapat membantu dalam menyelesaikan ketidak seimbangan hormone.
Kebiasaan hidup pasif
dan tidak banyak bergerak serta gemar melahap banyak makanan tidak menyehatkan
tubuh, dengan sendirinya dapat merusak hormone sehingga membuat hormone menjadi
tidak seimbang. Namun, apabila tubuh kita terlalu berlebih dalam bekerja dan
kurang istirahat maka secara kimia tubuh kita menjadi terganggu.
Bebas Dari Hipertensi
Kebiasaan yang harus dihindari:
Ø Stress
Ø Merokok
Ø Minum-minuman beralkohol
Ø Makanan yang mengandung garam
Makanan Yang Dianjurkan Untuk Penderita Hipertensi
Penderita hipertensi
sangat disarankan untuk mengkonsumsi sayur dan buah yang berserat tinggi. Dan
mengganti konsumsi daging dengan ikan. Makanan yang dapat dikonsumsi yaitu:
Ø Ikan
Ø Jus seledri
Ø Minyak zaitun
Ø Buah dan sayuran aneka warna
Ø Timun
Ø Cuka apel
OlahRaga Untuk
Mencegah Hipertensi
Kegiatan yang bisa dilakukan
terutama ibu rumah tangga yaitu melakukan pekerjaan rumah, berkebun, berjalan
kaki, sering menggunakan tangga, keliling kompleks dengan sepeda, kegiatan
tersebut adalah kegiatan sederhana yang dapat membantu tubuh bermetabolisme
secara baik. Lakukan aktivitas tersebut selam 30-40 menit sehari sebanyak 3x
seminggu.
Pengobatan Untuk
Hipertensi
Tujuan pengobatan hipertensi adalah
untuk mencegah morbiditas dan mortalitas akibat tekanan darah tinggi. Artinya
tekanan darah harus diturunkan serendah mungkin yang tidak mengganggu fungsi
ginjal, otak, jantung, maupun kualitas hidup.
Berdasarkan cara kerjanya, obat
hipertensi terbagi menjadi beberapa golongan, yaitu diuretic, beta bloker,
penghambat ACE, antagonis kalsium. Mayoritas pasien dengan tekanan darah tinggi
akan memerlukan obat-obatan selama hidup mereka untuk mengontrol tekanan darah
mereka. Pada beberapa kasus, dua atau tiga obat hipertensi dapat diberikan.
Dokter akan menyarankan pasien untuk
mengubah gaya hidup sambil minum satu obat antihipertensi. Namun, jika ternyata
tidak berhasil mencapai tekanan darah yang diharapkan, dokter akan meninjau
Kembali terapi dengan memberikan dosis yang lebih besar atau memerlukan
kombinasi obat.
Komentar