DAMPAK STRES PADA REMAJA





Stres merupakan tekanan emosional atau perasaan yang bisa dialami oleh segala usia, termasuk usia remaja. Usia remaja adalah usia saat seseorang mengalami masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Pemicu terjadinya stress pada remaja seringkali disebabkan oleh adanya tekanan, ancaman, atau perubahan hidup yang mengakibatkan keputusasaan, marah, sedih, cemas, bahkan semangat.

Sering kali stres yang dialami remaja ini diabaikan dan di anggap sepeleh oleh orang terdekatnya. Padahal di usia remaja ini, mereka membutuhkan bimbingan dari orang dewasa dan perhatian khusus, agar tidak terjadi stres berkepanjangan.

Stres dapat berdampak besar pada remaja, baik secara fisik maupun mental. Secara fisik, stres dapat menyebabkan

o   Sakit kepala

o   Kelelahan

o  Perubahan hormon seperti kortisol yang dapat menyebabkan perubahan nafsu makan atau pola tidur, nyeri dada, dan masalah fisik lainnya.

Mungkin juga ada peningkatan risiko masalah kesehatan serius yang berkembang dari waktu ke waktu seperti tekanan darah tinggi atau penyakit jantung. Secara mental, remaja yang mengalami stres dapat mengalami :

o   Kecemasan

o   Depresi

o   Sulit berkonsentrasi atau mengambil keputusan

o   Rendah diri

o   Isolasi sosial

o   Bahkan perilaku menyendiri.

Penting bagi remaja untuk mengetahui tanda-tanda peringatannya sehingga mereka tahu kapan harus mengambil langkah-langkah untuk meredakan stres sebelum mulai berdampak negatif pada kehidupan sehari-hari mereka.

 


     

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAKANAN PENYEBAB BAU BADAN

DIET RENDAH LEMAK DAN KOLESTROL TERBATAS